Filipina sedang mempertimbangkan perluasan skema masuk bebas visa 14 hari bagi warga negara China di luar Manila dan Cebu, dengan kemungkinan membuka lebih banyak gerbang kedatangan langsung bagi wisatawan yang menuju Bohol, Palawan, Clark, dan Caticlan.
Sekretaris Pariwisata Dita Angara-Mathay mengatakan pada 1 September bahwa Departemen Pariwisata tengah menyusun usulan bersama sejumlah lembaga pemerintah lainnya. Rencana itu belum disetujui, dan belum ada tanggal mulai, aturan akhir, maupun daftar resmi pelabuhan tambahan yang diumumkan.
Untuk saat ini, fasilitas bebas visa yang ada masih terbatas pada kedatangan melalui Ninoy Aquino International Airport di Metro Manila dan Mactan-Cebu International Airport di Cebu. Ketentuan ini berlaku sejak 16 Januari 2026 dan memungkinkan warga negara China yang memenuhi syarat masuk untuk tujuan wisata atau bisnis hingga 14 hari.
Skema saat ini tidak dapat diperpanjang dan tidak bisa dialihkan ke kategori visa Filipina lainnya. Pelancong harus memiliki paspor yang masih berlaku setidaknya enam bulan setelah masa tinggal yang direncanakan, akomodasi yang sudah dikonfirmasi, serta tiket pulang atau lanjutan perjalanan. Otoritas imigrasi Filipina tetap memegang keputusan akhir atas izin masuk di perbatasan, dan pemohon dengan catatan negatif di Biro Imigrasi tidak memenuhi syarat untuk fasilitas bebas visa ini.
Jika disetujui, perluasan yang diusulkan ini bisa membuat kedatangan langsung dengan charter maupun penerbangan terjadwal lebih praktis bagi pelancong yang menuju destinasi seperti Bohol, Palawan, dan kawasan Boracay melalui Caticlan, alih-alih terlebih dahulu masuk lewat Manila atau Cebu. Sampai ada pemberitahuan resmi pemerintah yang mengubah pelabuhan yang ditetapkan, wisatawan China yang berencana tiba melalui Clark, Bohol, Palawan, atau Caticlan sebaiknya mengurus visa Filipina yang sesuai terlebih dahulu dan mengecek langsung dengan maskapai mereka serta Departemen Luar Negeri Filipina sebelum berangkat.
Apa yang diusulkan
- Gerbang kedatangan bebas visa tambahan untuk warga negara China yang memenuhi syarat.
- Potensi cakupan untuk Bohol, Palawan, Clark, dan Caticlan.
- Belum ada tanggal penerapan yang pasti atau aturan operasional yang dipublikasikan.
Departemen Luar Negeri mengatakan skema 14 hari yang berlaku saat ini akan ditinjau sebelum masa berlakunya satu tahun habis. Perpanjangan ke bandara tambahan apa pun memerlukan pembaruan resmi atas aturan masuk, bukan sekadar usulan dari departemen pariwisata.
Sumber utama
Pertanyaan Umum
Tidak. Departemen Pariwisata memang mengusulkan perluasan itu, tetapi usulan tersebut belum disetujui dan belum ada tanggal berlaku yang diumumkan.
Berdasarkan kebijakan resmi saat ini, masuk hanya berlaku melalui Ninoy Aquino International Airport di Metro Manila dan Mactan-Cebu International Airport di Cebu.
Masa tinggalnya untuk wisata atau bisnis, tidak dapat diperpanjang maupun diubah kategorinya, dan mensyaratkan paspor yang masih berlaku setidaknya enam bulan, akomodasi yang sudah dikonfirmasi, tiket pulang atau lanjutan perjalanan, serta tidak memiliki catatan bermasalah di Biro Imigrasi.


