Kamboja Tambah Penerbangan Domestik yang Menghubungkan Phnom Penh, Siem Reap, dan Pesisir
Jaringan penerbangan domestik Kamboja kembali berkembang, memberi wisatawan lebih banyak pilihan untuk menghubungkan destinasi utama lewat udara alih-alih perjalanan darat yang panjang.
Cambodia Airways telah membuka layanan domestik baru di rute Phnom Penh–Siem Reap dan Siem Reap–Sihanoukville, menurut laporan Khmer Times pada 2 Juli yang mengutip maskapai tersebut. Rute ini dioperasikan dengan pesawat ATR 72-600 dan menghubungkan Techo International Airport dekat Phnom Penh, Siem Reap–Angkor International Airport, serta Sihanouk International Airport.
Publikasi pelacak rute AeroRoutes mencantumkan layanan Cambodia Airways mulai 26 Juni 2026, dengan dua rotasi harian antara Techo International Airport (KTI) di Phnom Penh dan Siem Reap (SAI), ditambah satu rotasi harian antara Siem Reap dan Sihanoukville (KOS). Seperti halnya jadwal maskapai baru lainnya, wisatawan sebaiknya memeriksa langsung jam terbang dan hari operasional terbaru ke maskapai atau bandara sebelum memesan hotel lanjutan, feri, atau tur.
Rute yang lebih praktis di dalam Kamboja
Tambahan koneksi ini memudahkan penyusunan itinerary Kamboja yang menggabungkan candi-candi Angkor, Phnom Penh, dan pesisir selatan tanpa harus kembali dulu ke ibu kota lewat darat. Rute Siem Reap ke Sihanoukville sangat berguna bagi wisatawan yang berpindah dari Angkor ke pesisir dan pulau-pulau, di mana perjalanan darat bisa memakan hampir seharian tergantung kondisi jalan, lalu lintas, dan sambungan transportasi.
Ekspansi rute ini merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas dari maskapai lokal untuk memulihkan konektivitas domestik. Air Cambodia, maskapai nasional, sudah mempromosikan penerbangan harian Phnom Penh–Siem Reap di situs resminya dan juga telah mengumumkan layanan Phnom Penh–Dara Sakor menuju Provinsi Koh Kong, menambah opsi udara lain ke barat daya Kamboja. Khmer Times juga melaporkan bahwa AirAsia Cambodia telah mengoperasikan layanan domestik harian, sehingga meningkatkan persaingan dan pilihan jadwal di koridor domestik utama.
Bandara dan pengecekan pemesanan
Wisatawan yang terbang dari Phnom Penh perlu mencatat penggunaan Techo International Airport, yang diidentifikasi sebagai KTI oleh Cambodia Airports. Halaman informasi penerbangan resmi bandara itu mencantumkan Siem Reap sebagai salah satu destinasi dan menampilkan Cambodia Airways sebagai salah satu maskapai yang beroperasi. Sihanouk International Airport memasarkan dirinya sebagai bandara pantai dan pulau-pulau di Kamboja, sehingga menjadi gerbang udara terdekat untuk banyak perjalanan ke Sihanoukville dan koneksi lanjutan ke pulau-pulau.
Sebelum bergantung pada layanan baru ini, cek tiga hal: kode bandara yang digunakan platform pemesanan Anda, aturan bagasi untuk pesawat ATR, dan apakah itinerary pesisir Anda memerlukan jeda semalam sebelum feri atau penerbangan internasional. Rute domestik baru bisa berubah setelah diluncurkan, jadi koneksi rapat di hari yang sama tetap berisiko sampai jadwalnya lebih stabil.
Artikel Kamboja terbaru sebelumnya sudah membahas bebas visa untuk warga negara China, persyaratan ID tiket Angkor, penerbangan New Delhi, dan rute wisata antardaerah Siem Reap. Pembaruan ini merupakan cerita terpisah soal konektivitas domestik yang berfokus pada rute praktis di dalam Kamboja.
Sumber utama
Pertanyaan Umum
Menurut Khmer Times, Cambodia Airways telah membuka layanan domestik Phnom Penh–Siem Reap dan Siem Reap–Sihanoukville. AeroRoutes mencantumkan layanan ini mulai 26 Juni 2026, dengan dua rotasi harian Phnom Penh–Siem Reap dan satu rotasi harian Siem Reap–Sihanoukville, tetapi wisatawan tetap perlu mengonfirmasi jadwal terkini sebelum memesan.
Rute tersebut menghubungkan Techo International Airport dekat Phnom Penh (KTI), Siem Reap–Angkor International Airport (SAI), dan Sihanouk International Airport (KOS). Periksa kode bandara dengan cermat, terutama untuk Phnom Penh, saat memesan penerbangan atau transfer.
Tidak untuk semua orang, tetapi ini memberi opsi lebih cepat untuk itinerary yang menggabungkan Angkor dan Sihanoukville atau pulau-pulau. Perjalanan darat mungkin masih lebih murah atau lebih fleksibel, sementara penerbangan tetap perlu dicek untuk bagasi, jadwal, dan transfer.
