Panduan Transportasi Lokal Malang untuk Wisatawan
Malang bergerak dengan ritme yang berbeda dari kebanyakan kota di Jawa. Terletak di dataran tinggi Jawa Timur, sekitar 500 meter di atas permukaan laut, udaranya lebih sejuk, jalanannya lebih sempit, dan hiruk pikuk kehidupan perkotaan Indonesia terasa sedikit lebih terkendali. Pusat kota cukup ringkas sehingga Anda dapat berjalan kaki antara bangunan-bangunan kolonial Belanda yang megah di sekitar Alun-Alun Merdeka dan pasar besar yang ramai dalam waktu kurang dari lima belas menit, tetapi area Malang yang lebih luas membentang ke distrik universitas, lingkungan perbukitan, dan kota-kota satelit seperti Batu yang memerlukan transportasi bermotor.
Berbeda dengan Surabaya atau Jakarta, Malang tidak memiliki angkutan massal berbasis rel. Kota ini berjalan dengan sistem campuran minibus umum yang menua, taksi motor, dan aplikasi pesan antar. Bagi kebanyakan wisatawan, Grab menjadi alat utama untuk berkeliling, tetapi memahami rute angkot lokal dan mengetahui kapan harus naik ojek akan menghemat uang Anda dan membuka bagian-bagian kota yang terasa benar-benar di luar jalur turis. Jaringan jalan bisa membingungkan, dengan sistem satu arah yang berkelok-kelok melalui inti kolonial, jadi sedikit orientasi akan sangat membantu.
Berkeliling Malang dengan Angkot
Angkot (singkatan dari angkutan kota) adalah tulang punggung sistem transportasi umum Malang. Minibus berwarna cerah ini - biasanya model Suzuki Carry atau Mitsubishi L300 tua - beroperasi di rute tetap di seluruh kota, diidentifikasi dengan kode huruf-angka seperti AG, AL, atau GM yang dicat di samping. Ada lebih dari 20 rute yang melintasi Malang, menghubungkan terminal seperti Arjosari (utara), Landungsari (barat), Gadang (selatan), dan Hamid Rusdi (timur) melalui pusat kota.
Naik angkot dikenakan biaya sekitar Rp 5.000 per perjalanan terlepas dari jarak, menjadikannya cara termurah untuk bepergian. Anda cukup melambaikan tangan di pinggir jalan, naik melalui pintu samping geser, dan beri tahu pengemudi atau teriak "kiri" saat Anda ingin berhenti. Pembayaran dilakukan secara tunai, diserahkan kepada pengemudi saat Anda keluar. Tidak ada jadwal tetap; angkot beroperasi terus menerus dari pagi hari (sekitar pukul 5 pagi) hingga sekitar pukul 6 hingga 7 malam, dengan frekuensi yang menurun tajam setelah gelap.
Pengalamannya sangat lokal. Kursinya adalah bangku kayu sempit yang saling berhadapan, ventilasi berasal dari jendela yang terbuka, dan pilihan musik pengemudi tidak dapat ditawar. Angkot berjalan lambat karena terus berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, dan rutenya bisa berputar-putar. Bagi wisatawan, tantangan utama adalah mencari tahu rute mana yang menuju ke mana - tidak ada peta resmi yang dipasang di halte, dan halte itu sendiri tidak bertanda. Tanyakan hotel Anda atau penduduk setempat untuk membantu mengidentifikasi kode yang tepat untuk tujuan Anda. Rute dari Terminal Arjosari melalui pusat kota ke Terminal Gadang (jalur AG) adalah salah satu yang paling berguna bagi pengunjung, melewati dekat Alun-Alun dan Pasar Besar.
Tips Naik Angkot
- Bawa uang kembalian kecil - uang Rp 2.000 dan Rp 5.000 sangat ideal. Pengemudi jarang memiliki kembalian untuk uang Rp 50.000.
- Duduk dekat pintu agar Anda bisa keluar dengan cepat di halte Anda.
- Jika Anda tidak yakin dengan rutenya, beri tahu pengemudi tujuan Anda saat naik. Mereka biasanya akan menyuruh Anda turun jika rute mereka tidak menuju ke sana.
- Angkot tidak beroperasi secara andal setelah matahari terbenam, jadi rencanakan transportasi malam hari secara berbeda.
Berkeliling Malang dengan Ojek (Taksi Motor)
Sebelum aplikasi pesan antar tiba, ojek adalah solusi utama untuk perjalanan cepat dan terjangkau dari satu titik ke titik lain di Malang. Pengemudi ojek tradisional berkumpul di persimpangan, dekat pasar, dan di luar terminal. Anda menegosiasikan tarif sebelum naik di belakang sepeda motor. Perjalanan singkat beberapa kilometer biasanya dikenakan biaya Rp 10.000 hingga Rp 20.000, meskipun sebagai orang asing Anda mungkin dikenakan tarif lebih tinggi dan harus bernegosiasi dengan sopan.
Ojek tidak tertandingi untuk menavigasi gang-gang sempit Malang dan jalan satu arah. Mereka menyelinap melalui lalu lintas yang akan membuat mobil macet dan dapat mencapai lingkungan perbukitan atau area universitas dengan cepat. Kerugiannya jelas: tidak ada sabuk pengaman, helm yang disediakan untuk penumpang bervariasi kualitasnya, dan perjalanan bisa terasa menegangkan jika Anda tidak terbiasa dengan lalu lintas Indonesia. Hujan juga membuat ojek tidak nyaman dan lebih berbahaya.
Ojek tradisional sebagian besar telah digantikan oleh taksi motor berbasis aplikasi (GrabBike dan GoRide), tetapi Anda masih akan menemukannya di pasar, terminal bus, dan di lingkungan di mana pengemudi aplikasi langka. Mereka tetap berguna ketika baterai ponsel Anda habis atau Anda berada di tempat dengan sinyal buruk.
Berkeliling Malang dengan Grab dan Gojek
Aplikasi pesan antar telah mengubah transportasi perkotaan di seluruh Indonesia, dan Malang tidak terkecuali. Baik Grab maupun Gojek beroperasi di sini dengan cakupan yang kuat. Bagi wisatawan, aplikasi ini menghilangkan dua masalah terbesar dalam berkeliling: kendala bahasa dan negosiasi tarif. Anda memasukkan tujuan Anda, aplikasi menghitung tarifnya, dan seorang pengemudi datang kepada Anda.
GrabBike dan GoRide (Motor)
Taksi motor berbasis aplikasi adalah cara tercepat dan termurah untuk berkeliling Malang. Perjalanan melintasi pusat kota biasanya dikenakan biaya Rp 8.000 hingga Rp 15.000 dan memakan waktu 10 hingga 15 menit. Pengemudi menyediakan helm, dan rute yang dilacak GPS memberi Anda lapisan keamanan tambahan. Ini adalah moda yang paling sering digunakan oleh wisatawan dengan anggaran terbatas dan penduduk lokal setiap hari.
GrabCar dan GoCar (Mobil)
Jika Anda lebih suka empat roda, GrabCar dan GoCar menyediakan tumpangan sedan ber-AC dengan harga aplikasi yang terukur. Perjalanan di dalam pusat kota Malang berkisar sekitar Rp 15.000 hingga Rp 40.000. Perjalanan lebih jauh - katakanlah dari pusat kota ke Batu - berharga sekitar Rp 50.000 hingga Rp 70.000. Mobil sangat berguna saat bepergian dengan bagasi, saat hujan, atau bersama teman.
Kedua aplikasi menerima pembayaran tunai, yang nyaman jika Anda belum menyiapkan dompet elektronik Indonesia. Namun, mengisi kredit ke GoPay atau OVO (terhubung ke Grab) akan membuka diskon dan harga promosi yang dapat memotong tarif secara signifikan. Anda dapat mengisi ulang dompet elektronik di toko serba ada Indomaret dan Alfamart yang ditemukan di hampir setiap blok.
Satu keunikan di Malang: selama jam sibuk (7 hingga 9 pagi dan 4 hingga 6 sore), menemukan pengemudi bisa memakan waktu beberapa menit ekstra, dan harga lonjakan mungkin berlaku. Di sekitar universitas seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang, permintaan akan tumpangan melonjak saat kelas usai.
Berkeliling Malang dengan Becak
Malang adalah salah satu kota di Jawa di mana becak (sepeda becak) masih beroperasi, meskipun jumlahnya telah berkurang selama bertahun-tahun. Kendaraan beroda tiga yang digerakkan pedal ini paling umum di sekitar Pasar Besar, Alun-Alun Merdeka, dan lingkungan perumahan yang lebih tua. Perjalanan becak lambat, menawan, dan paling cocok untuk jarak pendek satu atau dua kilometer.
Harapkan membayar sekitar Rp 10.000 hingga Rp 20.000 untuk perjalanan singkat, selalu dinegosiasikan terlebih dahulu. Pengemudi becak cenderung menawarkan harga tinggi kepada turis, jadi mulailah dengan menawarkan sekitar setengahnya dan selesaikan di tengah-tengah. Perjalanan ini memberi Anda pemandangan kota yang santai dan terbuka, serta cara yang menyenangkan untuk menjelajahi distrik warisan di sekitar Kayutangan (Jalan Basuki Rahmat) tanpa kebisingan dan kecepatan lalu lintas bermotor.
Becak tidak praktis untuk jarak jauh atau rute berbukit - medan Malang meningkat ke utara dan barat, dan mengayuh ke atas bukit sangat sulit bagi pengemudi. Gunakan mereka untuk suasana dan tugas-tugas singkat, bukan sebagai moda transportasi utama.
Berkeliling Malang dengan Sewa Sepeda Motor atau Mobil
Menyewa kendaraan Anda sendiri memberi Anda fleksibilitas maksimum, terutama jika Anda berencana menjelajahi luar kota ke dataran tinggi sekitar, perkebunan kopi, atau menuju Gunung Bromo. Sewa sepeda motor tersedia luas melalui wisma, toko sewaan, dan platform online. Skuter Honda Vario atau Beat standar berharga sekitar Rp 70.000 hingga Rp 100.000 per hari.
Anda akan memerlukan surat izin mengemudi internasional (IDP) dengan izin sepeda motor untuk berkendara secara legal, meskipun penegakannya tidak konsisten. Lebih penting lagi, lalu lintas Malang membutuhkan kepercayaan diri: jalanan ramai, disiplin jalur longgar, dan lubang muncul tanpa peringatan. Jika Anda pernah mengendarai sepeda motor di tempat lain di Asia Tenggara, Anda akan beradaptasi dengan cepat. Jika Malang adalah pengalaman pertama Anda, pertimbangkan untuk tetap menggunakan aplikasi pesan antar.
Sewa mobil dengan sopir adalah pilihan populer untuk perjalanan sehari ke Batu, air terjun Coban Rondo, atau area Bromo. Tarif biasanya mulai sekitar Rp 400.000 hingga Rp 600.000 per hari termasuk sopir dan bahan bakar untuk perjalanan lokal. Ini seringkali merupakan cara paling nyaman dan bebas stres untuk melihat wilayah Malang yang lebih luas, dan Anda dapat mengaturnya melalui hotel Anda atau agen perjalanan lokal.
Berkeliling Malang dengan Berjalan Kaki
Inti kolonial Malang benar-benar menyenangkan untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Ketinggian menjaga suhu siang hari di pertengahan 20-an Celsius, kontras yang menyegarkan dengan kota-kota dataran rendah Jawa yang terik. Bentangan di sepanjang Jalan Ijen, sebuah boulevard yang diapit oleh rumah-rumah era kolonial yang menjulang tinggi dan pepohonan rindang, adalah salah satu jalan kota terindah di Jawa Timur. Dari sana, cukup berjalan kaki ke selatan menuju Alun-Alun Merdeka dan jalan-jalan perbelanjaan di sekitarnya.
Namun demikian, berjalan kaki di Malang datang dengan peringatan umum Indonesia. Trotoar ada di pusat kota tetapi seringkali ditempati oleh sepeda motor, gerobak makanan, dan pajangan barang dagangan. Anda akan sering mendapati diri Anda berjalan di tepi jalan, berbagi ruang dengan lalu lintas. Zebra cross lebih bersifat dekoratif daripada fungsional - kendaraan tidak akan berhenti untuk Anda, jadi menyeberanglah dengan tegas tetapi hati-hati.
Berjalan kaki ideal untuk menjelajahi koridor warisan Kayutangan, menjelajahi toko-toko di sekitar Pasar Besar, dan berjalan-jalan di jalan-jalan perumahan yang lebih tenang di distrik Klojen. Di luar pusat kota, jarak bertambah dan medannya menjadi berbukit, membuat moda transportasi lain lebih praktis.
Berkeliling Malang dengan Bus Lokal
Terminal bus antarkota Malang - terutama Arjosari di utara dan Gadang di selatan - melayani rute regional yang menghubungkan ke Surabaya, Batu, Blitar, dan tujuan lain di Jawa Timur. Di dalam kota itu sendiri, tidak ada jaringan bus kota formal yang terpisah dari sistem angkot. Namun, bus yang lebih besar dan minibus memang beroperasi antar terminal, dan wisatawan yang menuju tujuan regional akan melewati pusat-pusat ini.
Untuk perjalanan antarkota, tarif bus sangat bervariasi tergantung pada kelas layanan dan tujuan. Koneksi ke Surabaya, misalnya, berkisar dari bus ekonomi dasar hingga pilihan yang lebih nyaman. Jika Anda menuju lebih jauh, Anda dapat membandingkan opsi transportasi di GoAsia.cc untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara harga dan kenyamanan untuk rute Anda.
Berkeliling Malang dengan Kereta Api
Stasiun Malang (Stasiun Malang) terletak tepat di pusat kota, menjadikannya pilihan yang nyaman untuk kedatangan atau keberangkatan daripada untuk perjalanan di dalam kota. Namun, layanan kereta komuter antara Malang dan Kepanjen terdekat (Stasiun Kepanjen) di selatan menyediakan hubungan yang terjangkau bagi mereka yang tinggal atau berkunjung ke arah itu, dengan tarif mulai dari sekitar $4 untuk segmen pendek.
Stasiun itu sendiri terhubung dengan baik ke seluruh kota. Dari Stasiun Malang, Anda dapat berjalan kaki ke Alun-Alun Merdeka dalam waktu sekitar 10 menit, atau naik GrabBike untuk mencapai sebagian besar hotel pusat dalam waktu 5 hingga 15 menit dengan biaya kurang dari Rp 15.000.
Membandingkan Pilihan Anda
| Moda | Biaya Khas | Durasi | Terbaik Untuk |
|---|---|---|---|
| Angkot | Sekitar Rp 5.000 per perjalanan | 20-45 menit (bervariasi berdasarkan rute) | Perjalanan hemat di koridor utama antar terminal |
| GrabBike / GoRide | Rp 8.000-15.000 | 5-15 menit melintasi pusat kota | Perjalanan cepat dan murah dari satu titik ke titik lain di mana saja di kota |
| GrabCar / GoCar | Rp 15.000-40.000 (kota); Rp 50.000-70.000 (ke Batu) | 10-20 menit (kota); 40-60 menit (Batu) | Kenyamanan, saat hujan, membawa bagasi, atau bepergian bersama teman |
| Ojek Tradisional | Rp 10.000-20.000 (nego) | 5-15 menit | Area dengan cakupan aplikasi buruk atau saat ponsel Anda mati |
| Becak | Rp 10.000-20.000 (nego) | 10-20 menit untuk perjalanan singkat | Pemandangan santai di pusat kota tua |
| Sewa Sepeda Motor | Rp 70.000-100.000 per hari | Sesuai kecepatan sendiri | Perjalanan sehari dan menjelajahi luar kota sesuai kecepatan sendiri |
| Sewa Mobil dengan Sopir | Rp 400.000-600.000 per hari | Sesuai kecepatan sendiri | Perjalanan sehari yang nyaman ke Batu, Bromo, atau air terjun |
| Berjalan Kaki | Gratis | Bervariasi | Menjelajahi inti kolonial, Kayutangan, dan Jalan Ijen |
Tips Praktis untuk Berkeliling Malang
Aplikasi yang perlu diunduh sebelum Anda tiba:
- Grab dan Gojek - Penting untuk pesan antar. Unduh keduanya, karena ketersediaan pengemudi bervariasi antar aplikasi pada waktu yang berbeda.
- Google Maps - Berfungsi baik untuk navigasi di Malang dan dapat menampilkan rute angkot (meskipun tidak selalu akurat). Peta offline berguna untuk area dengan data yang tidak stabil.
- Maps.me - Alternatif offline yang bagus yang menampilkan jalan-jalan kecil dan gang.
Uang dan pembayaran:
- Bawa banyak uang kembalian kecil (Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000). Pengemudi angkot, pengendara becak, dan pedagang kecil jarang memiliki kembalian untuk uang Rp 50.000 atau Rp 100.000.
- Siapkan GoPay atau OVO melalui aplikasi pesan antar Anda. Isi ulang di Indomaret atau Alfamart mana pun. Ini membuka tarif yang lebih murah dan memungkinkan Anda membayar pengiriman makanan dan pembelian di toko serba ada juga.
- Kartu kredit tidak diterima di transportasi umum mana pun. Bahkan taksi dan toko sewaan biasanya menginginkan uang tunai atau dompet elektronik.
Mengatur waktu perjalanan Anda:
- Jam sibuk berlangsung dari sekitar pukul 7 hingga 9 pagi dan pukul 4 hingga 6 sore. Kemacetan lalu lintas paling parah di sekitar Jalan Kawi, area universitas, dan jalur menuju Alun-Alun. GrabBike mudah melewati lalu lintas; GrabCar tidak.
- Layanan angkot sangat berkurang setelah pukul 6 sore dan pada dasarnya tidak ada pada pukul 8 malam. Rencanakan transportasi malam hari melalui aplikasi pesan antar.
- Cuaca dataran tinggi Malang berarti hujan sore hari sering terjadi. Bawa jaket hujan ringan, dan perkirakan waktu tunggu GrabBike akan melonjak selama hujan lebat karena pengemudi mencari perlindungan.
Kesalahan umum yang harus dihindari:
- Jangan berasumsi taksi argo umum di Malang. Tidak seperti Surabaya atau Jakarta, taksi konvensional berargo jarang ada di sini. Aplikasi pesan antar sepenuhnya mengisi kesenjangan tersebut.
- Hindari menyewa sepeda motor jika Anda tidak memiliki pengalaman sebelumnya berkendara di lalu lintas Asia. Jalanan Malang lebih ramah dibandingkan kota-kota besar, tetapi kurva belajar masih curam dan kunjungan rumah sakit tidak menyenangkan.
- Jangan hanya mengandalkan alamat jalan. Banyak penduduk lokal bernavigasi berdasarkan tengara - "dekat masjid besar," "di seberang mal Matos," "di belakang Universitas Brawijaya." Saat memberikan petunjuk arah kepada pengemudi, pin lokasi di Google Maps jauh lebih efektif daripada alamat jalan.
Tips bahasa:
- "Kiri" (secara harfiah "kiri") berarti "Saya ingin turun" di angkot. Teriakkan dengan jelas dan pengemudi akan menepi.
- "Berapa?" berarti "Berapa harganya?" - berguna untuk menegosiasikan tarif becak dan ojek.
- Simpan nama dan alamat hotel Anda dalam bahasa Indonesia di aplikasi catatan ponsel Anda. Menunjukkannya kepada pengemudi lebih cepat daripada mencoba mengucapkan nama jalan yang tidak dikenal.
- Sebagian besar pengemudi Grab dan Gojek berkomunikasi melalui obrolan aplikasi, di mana Google Translate dapat membantu menjembatani kesenjangan apa pun.
Rute dan Tujuan Populer
Perjalanan ke dan dari Malang dengan kereta api: Stasiun Malang terhubung ke Surabaya, Yogyakarta, dan kota-kota lain di Jawa. Tarif kereta lokal dan regional berkisar dari $4 hingga $114 tergantung pada rute, kelas, dan jarak, dengan waktu tempuh mulai dari 6 menit untuk pemberhentian terdekat hingga sekitar 45 menit untuk koneksi regional yang lebih dekat. Pesan melalui aplikasi KAI resmi atau di stasiun.
Koneksi bus antarkota: Bus dari terminal Arjosari dan Gadang menghubungkan Malang ke tujuan di seluruh Jawa Timur dan sekitarnya. Tarif berkisar dari sekitar $32 hingga $47 tergantung pada rute dan kelas layanan, dengan waktu tempuh bervariasi dari perjalanan regional singkat sekitar 10 menit hingga rute semalam jarak jauh hingga 20 jam ke kota-kota yang jauh.
Transfer pribadi: Untuk koneksi bandara atau perjalanan antarkota langsung, layanan transfer pribadi berjalan antara $16 dan $51, mencakup perjalanan dari 30 menit hingga 5 jam. Ini sangat berguna untuk mencapai Bandara Abdul Rachman Saleh (MLG), yang terletak sekitar 15 km di sebelah timur pusat kota, di mana transfer pribadi memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit dan menghindari kerumitan mencari transportasi umum dengan bagasi.
Perjalanan sehari ke Batu: Kota dataran tinggi Batu, rumah bagi Jatim Park, air terjun Coban Rondo, dan kebun apel, adalah perjalanan sehari paling populer dari Malang. GrabCar adalah pilihan termudah (Rp 50.000-70.000, sekitar 45 menit), atau Anda dapat naik angkot dari Terminal Landungsari dengan biaya sepersekian dari harga jika Anda punya waktu dan kesabaran.
Jadwal
| Bus Malang - Malang $ 31.22–45.41 10m – 20h | |
|
|
| Taxi Malang - Malang $ 15.34–49.31 30m – 5h | |
|
|
| Train Malang - Malang $ 3.70–110.86 6m – 45m | |
|
|
Pertanyaan Umum
Anda dapat memesan kereta, bus, taksi, dan transportasi lokal di Malang langsung di GoAsia.cc. Gunakan alat pemesanan di halaman ini untuk membandingkan semua pilihan dan harga secara real time.
Bagi kebanyakan wisatawan, aplikasi pesan antar seperti Grab dan Gojek menawarkan kombinasi kenyamanan, keterjangkauan, dan kemudahan penggunaan terbaik. Anda dapat memesan mobil (GrabCar) atau taksi motor (GrabBike) langsung dari ponsel Anda tanpa khawatir tentang kendala bahasa atau negosiasi harga. Untuk jarak pendek di pusat kota, berjalan kaki menyenangkan berkat iklim dataran tinggi yang lebih sejuk.
Malang sangat terjangkau untuk berkeliling. Naik angkot berharga sekitar Rp 5.000 (sekitar $0,30). Perjalanan GrabBike di pusat kota biasanya berkisar Rp 8.000 hingga Rp 15.000, sementara perjalanan GrabCar berkisar dari Rp 15.000 hingga Rp 40.000 tergantung jarak. Bahkan perjalanan ke Batu, sekitar 20 km jauhnya, jarang melebihi Rp 60.000 dengan mobil pesan antar.
Transportasi umum di Malang umumnya aman, meskipun minibus angkot bisa terasa sempit dan tidak selalu terawat dengan baik. Aplikasi pesan antar dianggap sangat aman karena perjalanan dilacak oleh GPS dan detail pengemudi dicatat. Seperti kota mana pun di Indonesia, simpan barang berharga Anda di transportasi umum yang ramai dan hindari memamerkan ponsel mahal di jendela angkot terbuka.
Ya, baik Grab maupun Gojek beroperasi luas di Malang dan merupakan cara paling populer bagi penduduk lokal maupun wisatawan untuk berkeliling. Cakupannya sangat baik di dalam kota dan meluas ke area sekitar seperti Batu dan rute menuju Bromo. Anda dapat membayar dengan uang tunai atau mengisi kredit ke dompet elektronik aplikasi (GrabPay atau GoPay).
Pusat kota di sekitar Alun-Alun Merdeka, Jalan Ijen, dan area warisan Kayutangan cukup ramah pejalan kaki, terutama karena ketinggian dataran tinggi menjaga suhu tetap nyaman. Namun, trotoar tidak konsisten dan terkadang terhalang oleh sepeda motor yang parkir atau pedagang kaki lima. Di luar pusat kota, jarak bertambah dengan cepat dan Anda akan membutuhkan transportasi bermotor.
Stasiun Malang (Stasiun Malang) terletak di pusat kota, sehingga banyak hotel berada dalam jarak berkendara singkat. Pilihan termudah adalah memesan GrabBike atau GrabCar dari luar stasiun. Perjalanan ke sebagian besar hotel pusat memakan waktu 5 hingga 15 menit dan biayanya di bawah Rp 20.000 dengan sepeda motor. Pengemudi ojek juga menunggu di luar stasiun jika Anda lebih suka menegosiasikan tarif secara langsung.
Batu berjarak sekitar 20 km barat laut Malang dan merupakan tujuan wisata sehari yang populer. Pilihan paling nyaman adalah GrabCar, yang memakan waktu sekitar 40 hingga 60 menit dan biayanya sekitar Rp 50.000 hingga Rp 70.000. Anda juga dapat naik angkot dari Terminal Landungsari, yang lebih murah tetapi lebih lambat dan membutuhkan kesabaran dengan rutenya.