Yogyakarta bergerak dengan ritmenya sendiri yang khas. Ini adalah kota di mana kereta kuda bisa berderap di samping sepeda motor di Jalan Malioboro, di mana denting lembut bel becak bersaing dengan klakson minibus, dan di mana keraton Sultan menjadi jangkar pusat kota yang cukup ringkas untuk dijelajahi dengan berjalan kaki namun cukup luas di pinggirannya sehingga membutuhkan bantuan motor. Dikenal secara lokal sebagai Jogja, kota ini adalah jantung budaya Jawa, dan transportasinya mencerminkan perpaduan tradisi dan modernitas itu.
Bagi para pelancong, kabar baiknya adalah Jogja adalah salah satu kota di Indonesia yang paling mudah dijelajahi. Kawasan wisata inti di sekitar Malioboro, Kraton (Istana Sultan), dan Prawirotaman relatif kecil dan dapat dijelajahi dengan berjalan kaki, terutama pada jam-jam pagi yang lebih sejuk. Namun, begitu Anda ingin mencapai Candi Prambanan, kawasan universitas, atau pinggiran kota yang terus berkembang, Anda akan membutuhkan kendaraan. Ekosistem transportasi lokalnya kaya: bus milik pemerintah, aplikasi pesan antar, becak tradisional, sewa sepeda motor, dan bahkan andong (kereta kuda) semuanya berperan. Memahami opsi mana yang cocok untuk situasi mana akan menghemat waktu, uang, dan frustrasi karena dikenakan tarif berlebihan.
Jadwal
| Bus Yogyakarta - Kulon Progo $ 4.46–16.27 30m – 4h | |
|
| Bus Yogyakarta - Yogyakarta $ 2.32 1h | |
|
|
| Train Yogyakarta - Yogyakarta $ 6.46–33.14 22m – 26m | |
|
|
| Bus Yogyakarta - Kediri $ 14.73 4h 59m | |
|
Pertanyaan Umum
Anda dapat memesan kereta, bus, taksi, dan transportasi lokal di Yogyakarta langsung di GoAsia.cc. Gunakan alat pemesanan di halaman ini untuk membandingkan semua pilihan dan harga secara real time.
Bagi kebanyakan pelancong, kombinasi aplikasi pesan antar (Grab atau Gojek) dan berjalan kaki adalah yang terbaik. Grab dan Gojek terjangkau, nyaman, dan menghilangkan kebutuhan untuk menawar harga. Untuk kunjungan yang lebih lama atau menjelajahi pinggiran kota, menyewa sepeda motor memberi Anda kebebasan maksimal. Bus TransJogja adalah pilihan hemat yang bagus untuk rute di sepanjang koridornya.
Yogyakarta adalah salah satu kota termurah di Asia Tenggara untuk transportasi. Satu kali naik bus TransJogja berharga sekitar Rp 3.500 (sekitar $0,25). Perjalanan sepeda motor Grab atau Gojek melintasi pusat kota biasanya berkisar antara Rp 8.000 hingga Rp 20.000 ($1-$2). Naik becak untuk jarak pendek berharga Rp 20.000 hingga Rp 40.000 setelah menawar. Menyewa sepeda motor berkisar antara Rp 70.000 hingga Rp 100.000 per hari.
Ya, Yogyakarta umumnya dianggap sebagai salah satu kota teraman di Indonesia. Bus TransJogja terawat dengan baik dan digunakan oleh penduduk lokal dari segala usia. Aplikasi pesan antar menyediakan perjalanan yang terlacak dan tercatat GPS. Tindakan pencegahan utama adalah standar: jaga barang berharga Anda tetap aman di bus yang ramai dan waspadai lingkungan sekitar Anda di malam hari. Berkendara sepeda motor membutuhkan kehati-hatian ekstra karena lalu lintas Jogja yang terkadang kacau.
Tentu saja. Baik Grab maupun Gojek beroperasi luas di Yogyakarta dan merupakan cara paling populer bagi penduduk lokal maupun turis untuk berkeliling. Anda dapat memesan taksi sepeda motor (GrabBike/GoRide) atau mobil (GrabCar/GoCar), ditambah pengiriman makanan. Unduh kedua aplikasi sebelum tiba, karena salah satunya mungkin menawarkan harga atau ketersediaan yang lebih baik tergantung pada lokasi dan waktu Anda.
Kawasan wisata pusat di sekitar Jalan Malioboro, Kraton, Taman Sari, dan Prawirotaman cukup dapat dijelajahi dengan berjalan kaki, dengan sebagian besar atraksi dalam radius 2-3 kilometer. Namun, trotoar sempit dan terkadang terhalang, dan panas tropis dapat membuat jalan kaki jarak jauh melelahkan. Pagi hari dan sore hari adalah waktu terbaik untuk menjelajah dengan berjalan kaki. Untuk apa pun di luar pusat kota, Anda akan membutuhkan transportasi.
Jika Anda nyaman berkendara dalam lalu lintas Asia dan memiliki SIM internasional dengan izin sepeda motor, menyewa skuter adalah cara yang sangat baik untuk menjelajahi Jogja dan sekitarnya. Ini memberi Anda kebebasan untuk mengunjungi candi, sawah, dan desa-desa sesuai jadwal Anda sendiri. Lalu lintas di pusat kota bisa padat tetapi bergerak lambat, membuatnya dapat dikelola bagi pengendara berpengalaman. Selalu kenakan helm, karena pemeriksaan polisi sering terjadi.
Untuk Prambanan, bus TransJogja 1A berjalan langsung ke sana dari pusat kota dengan biaya sekitar Rp 3.500, memakan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam. Mobil Grab berharga sekitar Rp 60.000 hingga Rp 80.000. Untuk Borobudur, yang lebih jauh di Kabupaten Magelang, pilihan termasuk bus antar-jemput wisata, sepeda motor sewaan, atau menyewa mobil dan sopir untuk sehari (biasanya Rp 400.000 hingga Rp 600.000 termasuk Borobudur dan candi-candi di sekitarnya).