Berkeliling Chiang Mai: Panduan Transportasi Lokal
Daftar Isi
- 1. Berkeliling Chiang Mai dengan Songthaew (Truk Merah)
- 1.1 Cara Kerja Songthaew
- 1.2 Tips Naik Songthaew
- 2. Berkeliling Chiang Mai dengan Tuk-Tuk
- 3. Berkeliling Chiang Mai dengan Grab dan Aplikasi Transportasi Online
- 4. Berkeliling Chiang Mai dengan Menyewa Skuter atau Sepeda Motor
- 4.1 Yang Perlu Kamu Ketahui
- 5. Berkeliling Chiang Mai dengan Sepeda
- 6. Berkeliling Chiang Mai dengan Berjalan Kaki
- 7. Berkeliling Chiang Mai dengan Mobil atau Van Pribadi
- 8. Membandingkan Pilihanmu
- 9. Tips Praktis Berkeliling Chiang Mai
- 10. Rute dan Tujuan Populer
- 10.1 Bandara Chiang Mai ke Pusat Kota
- 10.2 Chiang Mai ke Pai
- 10.3 Kota Tua ke Kuil Doi Suthep
- 10.4 Kota Tua ke Nimman (Jalan Nimmanhaemin)
- 11. Pertanyaan Umum
- 12. Sumber dan latar belakang
Chiang Mai bergerak dengan ritme yang berbeda dari Bangkok. Kota tua di dalam paritnya yang berbentuk persegi cukup ringkas untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, sedangkan pinggiran kota, kuil di pegunungan, dan pasar malam di luar parit memerlukan kendaraan. Tidak ada kereta api atau metro dan tidak ada jaringan bus umum yang sesungguhnya. Sebagai gantinya, kota ini berjalan dengan songthaew merah, tuk-tuk, aplikasi transportasi online, dan skuter sewaan. Sistemnya terasa kacau pada awalnya, tetapi segera menjadi hal yang biasa.
Bepergian secara spontan mudah dilakukan di sini, tetapi sedikit pengetahuan tentang cara kerja tiap moda menghemat uang dan mengurangi kerepotan. Berikut yang perlu kamu ketahui untuk berkeliling Mawar dari Utara.
Berkeliling Chiang Mai dengan Songthaew (Truk Merah)
Songthaew merah adalah transportasi umum tidak resmi di Chiang Mai. Truk pikap modifikasi dengan dua bangku di bagian belakang ini berjalan longgar mengikuti rute tetap dan menaikkan serta menurunkan penumpang sepanjang jalan. Inilah yang paling mendekati sistem bus di kota ini.
Cara Kerja Songthaew
Hentikan satu songthaew, sebutkan tujuanmu kepada pengemudi, dan jika tujuan itu kira-kira searah dengan rutenya, pengemudi akan mengangguk. Naiklah ke bagian belakang, duduk di bangku, dan tekan bel saat ingin turun. Jika pengemudi menggeleng, tujuanmu terlalu jauh dari rutenya, jadi tunggu songthaew berikutnya. Tarif disepakati dengan pengemudi, jadi tanyakan harganya sebelum naik. Perjalanan di area pusat kota lebih murah daripada perjalanan ke pinggiran kota atau kuil di gunung, dan pengemudi bisa menyebut harga lebih tinggi jika kamu satu-satunya penumpang.
Tips Naik Songthaew
- Siapkan tujuanmu dalam tulisan Thai di ponsel, karena banyak pengemudi hanya bisa sedikit bahasa Inggris.
- Bayar saat turun, bukan saat naik.
- Siapkan uang pecahan kecil dan koin, karena pengemudi jarang punya kembalian untuk uang kertas besar.
- Pada jam sibuk, songthaew cepat penuh dan mungkin tidak berhenti untukmu.
Berkeliling Chiang Mai dengan Tuk-Tuk
Tuk-tuk Chiang Mai adalah kendaraan kecil tertutup yang lebih mirip becak bermotor daripada kendaraan roda tiga terbuka di Bangkok. Mereka menunggu di depan kuil, pasar, dan tempat wisata. Tuk-tuk adalah sewa pribadi, jadi kamu mendapatkan kendaraan itu sendiri, dan harga dinegosiasikan sebelum naik. Penawaran pertama sering dinaikkan, jadi tanyakan beberapa pengemudi atau bandingkan dengan tarif aplikasi transportasi online.
Tuk-tuk cocok untuk perjalanan pendek dan langsung ketika kamu tidak ingin menunggu songthaew atau memakai aplikasi. Untuk jarak yang lebih jauh, mobil Grab biasanya pilihan yang lebih nyaman.
Berkeliling Chiang Mai dengan Grab dan Aplikasi Transportasi Online
Grab tersedia di Chiang Mai.[1] Aplikasi menampilkan harga sebelum kamu memesan, dan kamu bisa membayar tunai, dengan kartu, atau dengan GrabPay (harga belum termasuk tol dan biaya tambahan).[1] Unduh aplikasinya sebelum tiba, sehingga ini menjadi cara termudah untuk mendapatkan mobil ber-AC dengan harga yang sudah diketahui.
Pengemudi Grab bisa lambat menerima pesanan di area yang kurang sentral atau di luar jam sibuk. Jika permintaanmu tidak dijawab selama beberapa menit, batalkan lalu coba lagi, atau beralih ke songthaew. GrabBike (ojek motor) adalah pilihan hemat yang cepat bagi pelancong solo, tetapi kamu terpapar cuaca dan, pada musim kemarau, udara berasap.
Berkeliling Chiang Mai dengan Menyewa Skuter atau Sepeda Motor
Menyewa skuter populer di kalangan pengunjung jangka panjang dan pelancong petualang. Tempat penyewaan tersebar di seluruh kota tua dan kawasan Nimman, dan sebagian besar penginapan bisa mengaturnya. Harga dan uang jaminan berbeda di tiap tempat, jadi bandingkan, dan tanyakan apakah fotokopi paspor diterima sebagai ganti yang asli.
Yang Perlu Kamu Ketahui
- Menurut hukum, pengunjung yang mengemudikan mobil atau mengendarai sepeda motor di Thailand wajib memiliki surat izin mengemudi internasional, yang ditunjukkan bersama paspor dan SIM nasional saat diminta.[2]
- Berkendara tanpa SIM yang sah dapat membatalkan asuransi perjalananmu, sehingga kamu tidak bisa mengajukan klaim setelah kecelakaan. Skuter sewaan di area wisata sering tidak terdaftar dan secara hukum tidak boleh dipakai di jalan umum.[3]
- Selalu kenakan helm. Lalu lintas lebih tenang daripada Bangkok, tetapi tetap berbahaya, terutama di persimpangan tanpa pengatur dan di jalan parit.
- Periksa skuter sebelum berangkat dan foto setiap goresan yang sudah ada untuk menghindari perselisihan saat mengembalikannya.
- Skuter adalah cara paling fleksibel untuk mencapai Doi Suthep, kawasan Mae Rim, atau Samoeng Loop, di mana transportasi lain terbatas.
Berkeliling Chiang Mai dengan Sepeda
Medan datar dan jalan-jalan samping yang tenang di kota tua membuatnya menyenangkan untuk bersepeda. Beberapa toko dekat parit menyewakan sepeda, dan sebagian penginapan meminjamkannya. Bersepeda ideal untuk berkeliling kuil di dalam kota tua dan mengunjungi Pasar Warorot, tetapi kurang praktis di jalan parit yang ramai, di mana lalu lintas bisa menakutkan bagi pesepeda kota yang belum berpengalaman.
Berkeliling Chiang Mai dengan Berjalan Kaki
Berjalan kaki menyenangkan di dalam kota tua, tempat kuil, kafe, dan penginapan berdekatan. Di luar parit, trotoar sempit, tidak rata, atau tidak ada di banyak tempat, dan panas serta udara berasap pada musim kemarau membuat jalan jauh kurang nyaman. Untuk tujuan di luar kota tua, gabungkan berjalan kaki dengan moda lain.
Berkeliling Chiang Mai dengan Mobil atau Van Pribadi
Untuk perjalanan sehari atau perjalanan kelompok, mobil atau van pribadi dengan pengemudi sangat praktis. Hotel dan agen tur bisa mengaturnya, dan kamu bisa membandingkan pilihan di GoAsia.cc. Van untuk kelompok yang lebih besar cocok untuk perjalanan sehari ke tempat seperti Doi Inthanon, Elephant Nature Park, atau Chiang Rai. Jika ingin menyetir sendiri, penyewaan mobil tersedia dekat bandara dan di pusat kota, dan Thailand berkendara di sisi kiri.
Membandingkan Pilihanmu
| Moda | Cara membayar | Paling cocok untuk |
|---|---|---|
| Songthaew Merah | Tarif disepakati dengan pengemudi | Perjalanan hemat di rute umum pusat kota |
| Tuk-Tuk | Harga dinegosiasikan sebelum perjalanan | Perjalanan pendek langsung ketika tidak ingin menunggu atau memakai aplikasi |
| Mobil Grab | Harga ditampilkan di aplikasi[1] | Kenyamanan ber-AC dengan harga yang sudah diketahui dan tanpa tawar-menawar |
| Grab Bike | Harga ditampilkan di aplikasi | Perjalanan solo cepat menembus lalu lintas dengan biaya hemat |
| Sewa Skuter | Per hari, ditetapkan oleh toko | Menjelajah seharian, perjalanan sehari, dan kemandirian |
| Sepeda | Per hari, ditetapkan oleh toko | Berkeliling kuil di dalam kota tua dengan santai |
| Berjalan Kaki | Gratis | Menjelajahi kota tua, pasar, dan jarak pendek |
| Mobil/Van Pribadi | Per hari, ditetapkan oleh penyedia | Perjalanan sehari kelompok dan tujuan di luar kota |
Tips Praktis Berkeliling Chiang Mai
- Unduh Grab sebelum tiba. Atur metode pembayaranmu sebelumnya. Google Maps juga berfungsi baik untuk petunjuk arah.
- Bawa uang pecahan kecil. Pengemudi songthaew dan tuk-tuk jarang punya kembalian untuk uang kertas besar.
- Tunjukkan nama tujuanmu dalam bahasa Thai. Nama di peta atau yang ditulis dalam bahasa Thai sangat membantu.
- Hindari jalan parit pada jam sibuk. Jalan satu arah yang mengelilingi parit kota tua melambat pada jam sibuk pagi dan sore, jadi rencanakan perjalanan di luar jam tersebut.
- Waspadai udara berasap. Pada musim kemarau, pembakaran lahan pertanian dapat menyebabkan kabut asap tebal. Jika kualitas udara buruk, periksa aplikasi kualitas udara dan pilih mobil ber-AC daripada transportasi terbuka seperti tuk-tuk, GrabBike, dan skuter.
- Berhati-hatilah di atas skuter. Kenakan sepatu tertutup, celana panjang, dan helm, dan hindari berkendara malam hari jika kamu belum berpengalaman.
Rute dan Tujuan Populer
Bandara Chiang Mai ke Pusat Kota
Bandara dekat dengan kota tua. Bus shuttle bandara berjalan di tiga rute: rute A1 melalui Jalan Nimmanhaemin dan Jalan Huay Kaew ke parit kota dan rute A2 melalui Jalan Mahidol dan Night Bazaar ke hotel di Jalan Chang Klan masing-masing berharga 40 baht, dan rute A3 melalui Jalan Lingkar Kedua ke Stadion 700 Tahun berharga 60 baht.[4] Taksi bandara tarif tetap berangkat dari Pintu 1 di lantai dasar terminal utama, dan kamu juga bisa memesan Grab.[5][1] Songthaew merah di jalan di luar bandara lebih murah tetapi berhenti beberapa kali.
Chiang Mai ke Pai
Kota pegunungan Pai adalah tujuan sampingan yang populer. Minivan dan bus berangkat dari Chiang Mai, dan perjalanan memakan waktu beberapa jam melalui jalan pegunungan yang berkelok. Pesan kursi sehari sebelumnya pada musim ramai, periksa dari terminal mana kendaraanmu berangkat, dan jika kamu mudah mabuk perjalanan, minum obat sebelumnya dan duduk di dekat depan.
Kota Tua ke Kuil Doi Suthep
Wat Phra That Doi Suthep berada di atas bukit 11 kilometer dari pusat Chiang Mai. Bus kecil ke kuil berangkat dari Universitas Chiang Mai antara pukul 05:00 dan 17:00.[6] Di kuil kamu bisa menaiki tangga yang diapit patung naga berkepala tujuh atau naik trem listrik, yang beroperasi pukul 06:00 sampai 18:00 dan berharga 50 baht untuk orang asing.[6] Skuter, mobil Grab, atau songthaew carteran adalah cara yang lebih fleksibel untuk naik di jalan pegunungan.
Kota Tua ke Nimman (Jalan Nimmanhaemin)
Nimman adalah kawasan kafe dan belanja yang trendi di Chiang Mai, di sebelah barat kota tua. Songthaew merah, tuk-tuk, atau mobil Grab semuanya bisa menempuh jarak pendek ini, dan berjalan kaki melewati area universitas juga mungkin jika kamu menyukainya.
Pertanyaan Umum
Gunakan panduan ini untuk membandingkan transportasi lokal di Chiang Mai. Jika tiket dapat dipesan, alat pemesanan akan menampilkan pilihan dan harga terbaru.
Bagi kebanyakan pelancong, kombinasi Grab (untuk kenyamanan ber-AC dan harga yang sudah diketahui) dan songthaew merah (untuk perjalanan murah dan fleksibel di pusat kota) mencakup hampir semuanya. Jika kamu menginap beberapa hari dan nyaman berkendara roda dua, skuter memberimu kebebasan paling besar, tetapi kamu memerlukan SIM yang sah.
Tarif songthaew dan tuk-tuk disepakati dengan pengemudi, jadi tanyakan harganya sebelum naik. Grab menampilkan harga di aplikasi sebelum kamu memesan, dan bus shuttle bandara berharga 40 atau 60 baht tergantung rutenya.
Songthaew, tuk-tuk, dan Grab dipakai setiap hari oleh warga lokal dan turis. Kekhawatiran keselamatan utama adalah berkendara skuter: kenakan helm, berkendara dengan hati-hati, dan hindari berkendara malam hari jika kamu belum berpengalaman.
Ya. Grab tersedia di Chiang Mai, harganya ditampilkan sebelum kamu memesan, dan kamu bisa membayar tunai, dengan kartu, atau dengan GrabPay. Di area yang kurang sentral atau di luar jam sibuk, kamu mungkin perlu menunggu beberapa menit sampai pengemudi menerima.
Kota tua di dalam parit sangat nyaman untuk berjalan kaki, dengan kuil, kafe, dan penginapan yang berdekatan. Di luar parit, berjalan kaki kurang praktis karena trotoar sempit atau tidak ada, panas, dan jarak yang lebih jauh.
Ya. Menurut hukum, pengunjung yang mengendarai sepeda motor di Thailand wajib memiliki surat izin mengemudi internasional, dan berkendara tanpa SIM yang sah dapat membatalkan asuransi perjalananmu.
Bus shuttle bandara berharga 40 baht di rute A1 dan A2 dan 60 baht di rute A3. Taksi bandara tarif tetap berangkat dari Pintu 1 terminal utama, dan kamu juga bisa memesan Grab dari bandara.
Minivan dan bus berangkat dari Chiang Mai ke Pai, perjalanan beberapa jam di jalan pegunungan yang berkelok. Pesan lebih awal pada musim ramai dan bawa obat anti mabuk perjalanan jika diperlukan.
Sumber dan latar belakang
Nomor dalam teks seperti [1] merujuk ke sumber-sumber ini.
- [1] Grab Thailand: Grab Thailand: Book Rides, Taxis & Mobility Services. Diakses 15 Oktober 2026.
- [2] Royal Thai Embassy, London: Driving in Thailand. Diakses 19 Oktober 2026.
- [3] UK FCDO (GOV.UK): Safety and security - Thailand travel advice. Diakses 16 Oktober 2026.
- [4] Airports of Thailand (Chiang Mai International Airport): Airport Shuttle Bus - Chiang Mai International Airport. Diakses 20 Oktober 2026.
- [5] Airports of Thailand (Chiang Mai International Airport): Airport Taxi - Chiang Mai International Airport. Diakses 20 Oktober 2026.
- [6] Tourism Authority of Thailand: Wat Phra That Doi Suthep. Diakses 20 Oktober 2026.
Harga dan waktu perjalanan dalam panduan ini bersifat perkiraan, bukan penawaran langsung. Paket yang dipesan dapat mencakup transfer dan waktu tunggu selain perjalanan utama. Periksa penawaran yang dipilih, titik penjemputan, dan ketentuan terkini sebelum memesan.